Monday, November 4, 2019

Perbedaan Manajemen dan Manajer, Seberapa Penting Ilmu Manajemen bagi Kehidupan, Proses Motivasi yang terjadi dalam Kehidupan Seseorang, Pengertian Organisasi, Pendapat tentang Dampak Masuk Suatu Organisasi.





Perbedaan Manajemen dan Manajer.

Pengertian Manajemen
Pertama-tama kita cari tahu dulu apa sih pengertian manajemen itu. Rupanya banyak sekali para ahli yg mengartikan manajemen menurut pendapatnya masing – masing. Berikut pendapat beberapa para ahli tentang manajemen :

1. James A.F. Stoner, berpendapat bahwa manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

2. Menurut Haiman, manajemen itu ialah suatu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha – usaha yang dilakukan individu untuk mencapai suatu tujuan.

3. Menurut Mary Parker Follet, manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.


Pengertian Manajer
Kalau tadi kita sudah mengetahui pengertian dari manajemen, sekarang kita akan membahas tentang apa itu manajer. Mungkin seluruh masyarakat sudah tidak asing lagi dengan kata manajer, tapi tahukah mereka arti dari manajer itu sendiri? Marilah kita simak penjelasan yang telah saya ringkas tentang manajer.
Manajer adalah orang yg menjalankan kegiatan manajemen. Kegiatan itu dapat berupa perencanaan, pengorganisasian, pengimplemetasian, controlling, dll. Dalam berbagai jenis organisasi, istilah manajer dapat dipresentasikan oleh istilah lain seperti presiden, ketua, wakil presiden, wakil ketua, kepala bagian, dan seterusnya.


Kesimpulan
Kita sudah tahu pengertian dari manajemen maupun manajer, sekarang kita dapat menyimpulkan perbedaan diantara keduanya. Bisa kita simpulkan bahwa Manajer adalah seseorang yang mengatur dan bertanggung jawab atas manajemen tersebut, sedangkan Manajemen itu sendiri adalah sistem untuk mengatur perencanaan dalam suatu organisasi agar berjalan sesuai yang diinginkan bersama, dan dipimpin oleh seorang manajer.

Dengan kata lain, Manajer itu orang yg sedang melakukan kegiatan Manajemen , sedangkan Manajemen itu system yang dipimpin oleh sang Manajer.




Seberapa Penting Ilmu Manajemen bagi Kehidupan

Salah satu contoh pentingnya Manajemen dalam kehidupan sehari-hari adalah pentingnya kita memanajemen keuangan kita. Karena dengan kita memanage keuangan kita dapat mengatur keuangan dalam keseharian kita. Apabila kita tidak memanage keuangan kita maka yang akan terjadi hanya pemborosan penggunaan uang untuk membeli barang yang tidak penting. Dalam suatu kehidupan sehari-hari memanage keuangan harus di terapkan agar antara pemasukkan yang didapat dari bekerja dapat mencukupi kehidupan kita dengan memanage pengeluaran yang keluar sehari-hari. Apabila manajemen keuangan tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan terjadi pengeluaran yang berlebihan dan tak mencukupi kehidupan kita.

Contoh lain pentingnya manajemen dalam kehidupan sehari-hari adalah memanage waktu. Memanage waktu harus kita lakukan agar dapat memanfaatkan waktu sebisa mungkin. Tidak melakukan kegiatan yang hanya membuang-buang waktu. Memanage waktu sangat penting karena dengan memanage waktu semua kegiatan kita dalam keseharian akan tertata rapih. Kegiatan yang kita lakukan dalam sehari-hari dapat teratur dan tidak terjadi dua kegiatan dalam satu waktu.




Proses Motivasi yang terjadi dalam Kehidupan Seseorang


Faktor-Faktor Motivasi
Proses psikologis di dalam diri seseorang yang menimbulkan motivasi dipengaruhi oleh berbagai faktor. Adapun faktor-faktor motivasi adalah sebagai berikut:

1. Faktor Internal (Intern)
Faktor internal adalah faktor motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang. Motivasi internal timbul karena adanya keinginan individu untuk memiliki prestasi dan tanggungjawab di dalam hidupnya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor internal adalah:

Harga diri dan Prestasi, yaitu motivasi di dalam diri seseorang untuk mengembangkan kreativitas dan mengerahkan energi untuk mencapai prestasi yang meningkatkan harga dirinya.
Kebutuhan, setiap individu memiliki kebutuhan di dalam hidupnya sehingga orang tersebut menjadi termotivasi untuk melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Harapan, yaitu sesuatu yang ingin dicapai seseorang di masa mendatang yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif orang tersebut.
Tanggungjawab, yaitu motivasi di dalam diri seseorang agar bekerja dengan baik dan hati-hati untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas.
Kepuasan kerja, yaitu motivasi dalam diri seseorang karena dapat melakukan suatu pekerjaan tertentu.


2. Faktor Eksternal (Ekstern)
Faktor eksternal adalah faktor motivasi yang berasal dari luar diri seseorang. Motivasi eksternal timbul karena adanya peran dari luar, misalnya organisai, yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupannya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor eksternal adalah:

Jenis dan sifat pekerjaan, yaitu dorongan di dalam diri seseorang untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh besar imbalan yang didapatkan pada pekerjaan tersebut.
Kelompok kerja, yaitu organisasi dimana seseorang bekerja untuk mendapatkan penghasilan bagi kebutuhan hidupnya.
Kondisi kerja, yaitu keadaan dimana seseorang bekerja sesuai dengan harapannya (kondusif) sehingga dapat bekerja dengan baik.
Keamanan dan keselamatan kerja, yaitu perlindungan yang diberikan oleh organisasi terhadap jaminan kemanan dan keselamatan seseorang dalam bekerja.
Hubungan interpersonal, yaitu hubungan antara teman sejawat, dengan atasan, dan dengan bawahan. Dalam hal ini, setiap orang ingin dihargai dan menghargai dalam organisasi sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis.




Pengertian Organisasi

Pengertian organisasi adalah sebuah wadah atau tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dan terpimpin untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Pada umumnya organisasi akan memanfaatkan berbagai sumber daya tertentu dalam rangka untuk mencapai tujuan, seperti; uang, mesin, metode/ cara, lingkungan, sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya, yang dilakukan secara sistematis, rasional, dan terkendali.

Pengertian organisasi dalam dunia bisnis yaitu sekelompok orang atau grup yang berkolaborasi bersama-sama demi mencapai tujuan komersil. Layaknya organisasi non-profit, dalam dunia binis istilah ini juga memiliki struktur (baca: Pengertian Struktur Organisasi) yang jelas dan sudah memiliki budaya kerja. Karena itu, beda organisasi akan beda pula struktur dan tujuannya.





Pendapat tentang Dampak Masuk Suatu Organisasi

Pentingkah Mengikuti Organisasi? Manfaat apa yang bisa di dapat dengan mengikuti organisasi tersebut dan seperti apa pengaruh organisasi tersebut terhadap gaya belajar mahasiswa itu?. Itu semua tergantung dari individu tersebut, karena tidak semua sama alasan mereka mengikuti sebuah organisasi yang ada. Baik efek positif dan negatifnya pasti berbeda dari setiap individu yang mengikuti organisasi.

Adapun Manfaat mengikuti organisasi, antara lain :
1. Melatih diri untuk menjadi seorang pemimpin (Leadership)
2. Menambah Wawasan
3. Belajar mengatur waktu
4. Mengasah Kemampuan Sosial
5. Problem Solving dan Manajemen Konflik
6. Memperluas jaringan atau Networking
7. Membentuk Pola pikir yang baik
8. Meningkatkan Kemampuan berkomunikasi

Walaupun banyak manfaat yang didapat dari mengikuti organisasi yang ada, tetap saja ada dampak negatif  atau kerugian jika kalian mengikuti organisasi.

Dampak negatif atau kerugian mengikuti organisasi, antara lain:

1. Menjadi Kurang Fokus untuk Belajar di Kelas
2. Jika tidak pandai membagi waktu, maka kuliah yang utamanya adalah untuk belajar menjadi terbengkalai
3. Mengikuti organisasi juga memerlukan uang yang dibutuhkan untuk pembelian baju, attribut, dan lain-lainnya


Untuk itu jika anda memang suka mengikuti berbagai kegiatan di organisasi yang anda ikuti, haruslah disertai dengan kemampuan mengatur waktu dengan baik serta tepat. 
Agar kalian mendapatkan semua manfaat berorganisasi tanpa perlu mengorbankan prestasi.

No comments:

Post a Comment