Friday, May 15, 2020

Lockdown akan memberikan dampak berkepanjangan seperti penyusutan ekonomi, pengangguran, gangguan dalam rantai pasokan


Menurut Luhut penerapan lockdown tanpa vaksin akan memberikan dampak berkepanjangan. 
Untuk itu pemerintah tidak memilih lockdown karena belum ada vaksin.

“Lockdown akan memberikan dampak berkepanjangan seperti penyusutan ekonomi, pengangguran, gangguan dalam rantai pasokan.” Ucapnya.

Mengenai pernyataan dari mentri Luhut Binsar Pandjaitan, menurut pendapat saya, ya saya setuju dengan pernyataan yang beliau berikan.

Karena dampak ekonomi akan tergantung pada kegiatan apa saja yang dibatasi dan seberapa luas dan berapa lama periode lockdown ditetapkan. Dan juga jika berkepanjangan akan menyebabkan kegagalan bisnis dan PHK yang memperburuk penurunan ekonomi.

Lockdown itu untuk Indonesia dampak negatifnya jauh lebih besar dari negara lain karena banyak yang di sektor informal. Pedagang bakso nggak bisa jualan bakso. Berapa ribu masyarakat kita yang jualan bakso, yang jualan ketoprak, yang jualan pecel, yang jualan siomay, yang buka warung dan lain-lain. Mereka akan kehilangan income. Berapa lama mereka bisa bertahan.

Saturday, May 9, 2020

Kondisi Perekonomian Indonesia pada zaman pemerintahan Jokowi-JK sampai dengan saat ini (Jokowi - Ma'ruf Amin)

Jalan Jokowi di lima tahun pertama memimpin tak selalu mulus. Banyak tantangan dan rintangan yang dilalui seperti melambatnya perekonomian dunia yang berdampak pada penurunan ekspor, perang dagang antara AS dan China serta ancaman krisis dunia.

Kondisi ini berdampak langsung pada Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan Jokowi meroket hingga 7 persen tak tercapai. Ekonomi hanya tumbuh stagnan di kisaran 5 persen saja.

Bahkan kuartal III-2018 lalu, ekonomi hanya tumbuh sebesar 5,17 persen dan dianggap masih positif. Padahal, pertumbuhan ini melambat jika dibandingkan kuartal II yang saat itu 5,27 persen.

Menurut Jokowi, saat ini tengah terjadi berbagai sentimen global seperti perang dagang dan kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat. Tidak banyak negara yang tetap menjaga momentum positif di tengah berbagai gejolak tersebut.

"Ya pertumbuhan ekonomi di kuartal sebelumnya kita 5,27 persen kemudian kuartal ini 5,17 persen, alhamdulilah. Menurut saya masih sangat baik dibandingkan negara lain," kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11).

Meski ekonomi tak meroket seperti yang dijanjikan, namun masih ada beberapa prestasi Presiden Jokowi di periode pertama yang patut diapresiasi.


INFRASTRUKTUR

Di periode pertama, Presiden Joko Widodo memang gencar membangun infrastruktur. Bahkan dari porsi APBN 2020 masih terlihat bahwa dana pembangunan infrastruktur menjadi salah satu yang terbesar dibanding pos anggaran lain.

Dalam APBN 2020, pagu anggaran lembaga sektor infrastruktur seperti Kementerian PUPR tercatat cukup besar karena pemerintah menaikkan anggaran infrastruktur sebesar 4,9 persen dari Rp399,7 triliun pada 2019 menjadi Rp419,2 triliun pada 2020.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan besarnya anggaran infrastruktur sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan 837 kilometer (km) jalan baru, 238 kilometer jalur kereta api, 6,9 km jembatan baru, dan 49 bendungan baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan bahwa infrastruktur yang dibangun selama pemerintahan Jokowi-JK lebih banyak dibanding 20 tahun sebelumnya. Terutama infrastruktur di sektor transportasi.

"Kita sudah bangun infrastruktur secara besar-besaran secara cepat sehingga apa yang kita bangun 4 - 5 tahun terakhir ini hampir sama bahkan lebih besar dari transportasi yang dibangun 20 tahun sebelumnya," kata dia dalam acara Hari Perhubungan Nasional yang digelar Kemenhub, di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu.


KEMISKINAN

Selain gencar membangun infrastruktur, pemerintah Jokowi juga fokus menjaga daya beli masyarakat guna menekan angka kemiskinan. Tak sedikit dana yang dikeluarkan negara dalam bentuk bantuan sosial (bansos) agar masyarakat miskin bisa terus berkurang.

Realisasi anggaran bansos pada tahun 2018 tercatat mencapai Rp84,31 triliun atau 103,76 persen dari total pagu anggaran tahun 2018.
Berlanjut ke tahun 2019, realisasi anggaran bansos hingga Maret 2019 (kuartal I-2019) telah mencapai Rp37 triliun atau 36, persen terhadap pagu anggaran. Jumlah tersebut naik lebih dari dua kali lipat dibanding realisasi bansos kuartal I-2018 yang hanya Rp17,9 triliun.

Besarnya anggaran pengentasan kemiskinan tersebut berdampak langsung pada tingkat kemiskinan RI, di mana per akhir bulan Maret 2019 tercatat sebesar 9,41 persen atau turun 0,41 persen terhadap Maret 2018. Sementara jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 25,14 juta jiwa yang mana berkurang 810 ribu jiwa dibanding Maret 2018.

Angka kemiskinan ini juga merupakan yang paling rendah di masa kepemimpinan Presiden Jokowi periode 2014-2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan bahwa penurunan angka kemiskinan di Indonesia erak kaitannya dengan berbagai insentif yang diberikan oleh pemerintah.
Suhariyanto merincikan, pada Maret 2019 garis kemiskinan Indonesia menjadi sebesar Rp425.250 per kapita per bulan. Posisi itu mengalami peningkatan 3,55 persen dari garis kemiskinan September 2018 yang sebesar Rp410.670, juga naik sebesar 5,99 persen dibanding Maret 2018 yang sebesar Rp401.220.

Dia mengatakan, jika rata-rata satu rumah tangga di Indonesia memiliki 4 hingga 5 anggota keluarga, maka garis kemiskinan rata-rata secara nasional menjadi sebesar Rp1.990.170 per rumah tangga. Artinya, apabila ada satu rumah tangga yang memiliki pendapatan di bawah itu masuk ke dalam kategori miskin.

"Jadi orang akan dikategorikan miskin kalau pendapatannya di bawah Rp1,99 juta. Untuk mencari uang sebesar hampir Rp2 juta bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi garis kemiskinan di tiap daerah berbeda," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta


Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan berakhir. Rencananya, Jokowi akan kembali dilantik menjadi presiden berpasangan dengan K.H Ma’ruf Amin pada 20 Oktober2019. Lantas bagaimana gambaran perekonomian Indonesia dalam lima tahun ini?

Dalam lima tahun pemerintahan Jokowi periode I (2015-2019), perekonomian Indonesia tumbuh di kisaran 5 persen seperti terlihat pada grafik. Ekonomi nasional bahkan hanya tumbuh 4,79% pada 2015 dampak dipangkasnya subsidi bahan bakar minyak (BBM). Hingga semester pertama 2019, ekonomi tumbuh sebesar 5,05 persen dibanding semester pertama tahun sebelumnya. Angka tersebut lebih rendah dari target APBN 2019 sebesar 5,3 persen maupun dari target RJPM 2015-2019 sebesar 8 persen. Sementara laju inflasi di pemerintahan Jokowi dalam lima tahun pertama ini cukup terkendali di kisaran 3-4 persen. Berdasarkan data BPS, inflasi September

Friday, April 10, 2020

Pancasila sebagai Ideologi Negara


Mengapa Pancasila Dikatakan sebagai Ideologi Nasional?

Pancasila merupakan suatu simbol dan dasar negara indonesia yang dijadikan falsafah hidup dalam berbangsa dan bernegara. Pancasila juga merupakan ideologi nasional.

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Negara adalah nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila menjadi cita-cita normatif di dalam penyelenggaraan negara. Secara luas Pengertian Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia adalah visi atau arah dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ialah terwujudnya kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan serta menjunjung tinggi nilai keadilan.

Ketetapan bangsa Indonesia mengenai pancasila sebagai ideologi negara tercantum dalam ketetapan MPR No. 18 Tahun 1998 tentang pencabutan dari ketetapan MPR No. 2 tahun 1978 mengenai Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara. Pada pasal 1 ketetapan MPR tersebut menyatakan bahwa pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan UUD 45 ialah dasar negara dari negara NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Dari ketetapan MPR tersebut dapat kita ketahui bahwa di Indonesia kedudukan pancasila sebagai ideologi nasional, selain kedudukannya sebagai dasar negara.

Pancasila sebagai ideologi negara yang berarti sebagai cita-cita bernegara dan sarana yang mempersatukan masyarakat perlu perwujudan yang konkret dan operasional aplikatif, sehingga tidak hanya dijadikan slogan belaka. Dalam ketetapan MPR No.18 dinyatakan bahwa pancasila perlu diamalkan dalam bentuk pelaksanaan yang konsistem dalam kehidupan bernegara.

Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia adalah sebagai sarana pemersatu masyarakat, sehingga dapat dijadikan prosedur penyelesaian konflik, dapat kita telusuri dari gagasan para pendiri negara Indonesia tentang pentingnya mencari nilai-nilai bersama yang dapat mempersatukan berbagai golongan masyarakat di Indonesia.
Pada awal mulanya, konsep pancasila dapat dipahami sebagai common platform atau platform bersama bagi berbagai ideologi politik yang berkembang saat itu di Indonesia. Pancasila merupakan tawaran yang dapat menjembatani perbedaan ideologis di kalangan anggota BPUPKI. Pancasila dimaksudkan oleh Ir. Soekarno pada waktu itu yaitu sebagai asas bersama agar dengan asas itu seluruh kelompok yang terdapat di negara Indonesia dapat bersatu dan menerima asas tersebut.

Menurut Adnan Buyung Nasution, telah terjadi perubahan fungsi pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila yang sebenarnya dimaksudkan sebagai platform demokratis bagi semua golongan Indonesia. Perkembangan doktrinal pancasila telah mengubahnya dari fungsi awal pancasila sebagai platform bersama bagi ideologi politik dan aliran pemikiran sesuai dengan rumusan pertama yang disampaikan oleh Soekarno menjadi ideologi yang komprehensif integral. Ideologi Pancasila menjadi ideologi yang khas, berbeda dengan ideologi lain.

Pernyataan Soekarno ini menjadi jauh berkembang dan berbeda dengan pernyataan yang disampaikan oleh Prof. Notonagoro. Beliau melalui interprestasi filosofis memberi status ilmiah dan resmi tentang ideologi bagi masyarakat Indonesia. Yang pada mulanya pancasila sebagai ideologi terbuka sebuah konsensus politik, pancasila menjadi ideologi yang benar-benar komprehensif. Interprestasi ini berkembang luas, masif bahkan monolitik pada masa pemerintahan orde baru.

Pancasila dilihat dari sudut politik merupakan sebuah konsensus politik, yaitu suatu persetujuan politik yang disepakati bersama oleh berbagai golongan masyarakat di negara Indonesia. Dengan diterimanya pancasila oleh berbagai golongan dan aliran pemikiran bersedia bersatu dalam negara kebangsaan Indonesia. Dalam istilah politiknya, Pancasila merupakan common platform, atau common denominator masyarakat Indonesia yang plural. Sudut pandang politik ini teramat penting untuk bangsa Indonesia sekarang ini. Jadi, sebenarnya perkembangan Pancasila sebagai doktrin dan pandangan dunia yang khas tidak menguntungkan kalau dinilai dari tujuan mempersatukan bangsa.

Banyak para pihak sepakat bahwa pancasila sebagai ideologi negara atau bangsa merupakan kesepakatan bersama, common platform dan nilai integratif bagi bangsa Indonesia. Kesepakatan bersama bahwa pancasila sebagai ideologi negara inilah yang harus kita pertahankan dan tumbuh kembangkan dalam kehidupan bangsa yang plural ini.

Berdasarkan uraian di atas, maka makna pancasila sebagai ideologi negara Indonesia sebagai berikut :
(1) Nilai-nilai dalam pancasila dijadikan sebagai cita-cita normatif dari penyelenggaraan bernegara di Indonesia.
(2) Nilai-nilai dalam pancasila merupakan nilai yang telah disepakati bersama dan oleh karenanya menjadi salah satu sarana untuk menyatukan masyarakat Indonesia.

Friday, December 13, 2019

Pengertian Pasar, Pasar Konsumen, Pasar Industri, Pasar Reseller dan Pasar International. Pengertian Merk, Simbol Merk dan Tanda Merk. Unsur-unsur Wirausaha. Makna E-commerce dan Tantangannya bagi Pengembangan Wirausaha di Indonesia


Pengertian Pasar

Pasar adalah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu dan berfungsi barang atau jasa tersedia untuk dijual, dan terjadi berpindahan hak milik atau sejumlah seluruh permintaan barang atau jasa oleh pmebeli-pembeli (sering dikaitkan dengan istilah demand permintaan)
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Maka dari itu, pasar bisa berada di mana saja, tidak terbatas ruang dan tidak terbatas waktu.

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

Menurut William J. Stanton
 Pasar adalah kumpulan dari masyarakat yang bertujuan untuk mendapatkan rasa puas. Kepuasan itu berasal dari penggunaan uang untuk ditukar dengan barang yang mereka inginkan.
Menurut Simamora,
 Pasar adalah kelompok masyarakat dengan kebutuhan dan keinginannya untuk memiliki atau membeli barang tertentu. Bukan hanya itu, mereka juga punya kemampuan beli terhadap produk tersebut. Kesempatan tukar-menukar barang dengan alat pembayaran pun ada di dalam pasar.
Menurut Kotler dan Amstrong,
 Pasar adalah pertemuan antara para pembeli yang potensial dan juga penjual yang menawarkan produk atau jasa.
Menurut Handri Ma’aruf,
 Pasar adalah ruang para penjual dan pembeli bertemu. Di sana, ada permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli dan kemudian juga terjadi transaksi jual dan beli.
Menurut Atep Adya Barata,
 Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Menurut Atep, pertemuan ini tak harus terjadi secara langsung. Bisa saja melalui perantara atau bisa saja melalui media tertentu. Kemudian, usai pertemuan ini, ada pertukaran.

Ada definisi dan pendekatan yang berbeda-beda terkait pasar. Namun, semuanya merujuk kepada proses pertemuan orang yang membutuhkan atau menginginkan barang dan memiliki alat tukar dengan mereka yang memiliki barang tersebut.

Adapun jenis – jenis pasar adalah :

1. Pasar Konsumen
  Pasar Konsumen adalah sekelompok pembeli yang membeli barang-barang untuk di konsumsikan, bukan untuk dijual atau diproses lebih lanjut. Yang termasuk kelompok ini adalah pembeli individual/pembeli rumah tangga ( non bisnis )Shanjunisme
2. Pasar Industri
  Pasar Industri atau disebut juga Pasar Produsen atau Pasar bisnis, adalah pasar yang terdiri dari perorangan dan organisasi yang memerlukan barang dan jasa untuk diproduksi menjadi barang dan jasa dalam bentuk lain untuk selanjutnya dijual, disewakan atau diserahkan kepada pihak lain.
3. Pasar Penjualan / Perdagangan Perantara (Reseller Market)
  Pasar Penjual adalah suatu pasar yang terdiri dari individu dan organisasi yang memperoleh atau membeli barang dengan maksud untuk dijual lagi atau disewakan untuk mendapatkan laba.
5. Pasar International
  Pasar international meliputi beberapa Negara di dunia. Pasar internasional melampaui ekspor pemasar dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran di negara-negara tempat suatu organisasi melakukan bisnis.


Pengertian Merk


Merek adalah suatu nama, simbol, tanda, desain atau gabungan di antaranya untuk dipakai sebagai identitas suatu perorangan, organisasi atau perusahaan pada barang dan jasa yang dimiliki untuk membedakan dengan produk jasa lainnya.

Simbol Merk
Lambang untuk mendefinisikan ciri khas atau arti lambing suatu produk atau barang yang dikemas dengan tujuan membedakan produk satu dengan lainnya.
   Contoh: Amazon, tanda panah yang menghubungkan huruf ‘A’ ke ‘Z’ yang dimana dimaksudkan untuk memberi tahu bahwa mereka memiliki segalanya dari ‘A’ sampai ‘Z’. Yang bisa anda temukan di situs mereka, dan makna ganda panah menjadi terlihat seperti senyuman.
Tanda Merk
Bagian dari merk yang dapat dikenali. Tanda merk ini berupa logo, symbol atau gambar.
    Contoh: Honda, tanda merknya adalah ‘ H ’



Beberapa unsur penting dalam wiraswasta yang saling terkait satu dengan lainnya:

1. Daya Pikir
  Tingkat penalaran (reasoning) atau kemampuan berfikir yang dimiliki oleh seseorang dicirikan oleh daya pikir, pengetahuan, kepandaian, intelektual atau unsur kognisi.
2. Keterampilan
  Keterampilan merupakan tindakan raga terutama tangan dan kaki untuk melaksanakan sesuatu kerja dan dari kerja tersebut baru akan terwujud hasil karya.
3. Sikap Mental
  Seseorang mungkin saja mempunyai otak yang cerdas dan keterampilan tinggi, namun jika ia malas, lamban, dan tidak mempunyai keberanian, dan apalagi ceroboh, tentulah hal itu tidak menjamin untuk dapat sukses. Suskses dapat dipakai jika pemikiran, keterampilan dan sikap mental digabungkan. Sikap mental ini meliputi: keteladanan, keluhuran, keberanian, tanggung jawab, jujur, berjiwa besar dan mandiri.
4. Intuisi
  Sebenarnya ada faktor lain selain kecerdasan penalaran, keterampilan dan sikap mental yang berpengaruh atas sukses seseorang yaitu daya intuisinya. Daya intuisi adalah daya ramal atau dikenal juga dengan feeling seseorang yang sulit digambarakan apakah itu hasil pemikiran atau khayalan.


Makna E-commerce dan Tantangannya bagi Pengembangan Wirausaha di Indonesia

   E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. Dalam pengembangan e-commerce di Indonesia banyak sekali tantangan yang harus perhatikan, diantaranya yaitu pengembangan elektronik dan sejenisnya serta pemerataan peralatan elektronik ke berbagai daerah. Hal ini perlu diperhatikan karena, masih banyak daerah yang belum memiliki alat elektronik yang perkembangannya masih tertinggal jauh dari alat elektronik didaerah kota-kota besar seperti didaerah jawa. Selain pemerataan alat elektronik, juga dalam pemerataan koneksi internet keseluruh daerah hingga daerah terpencil. Hal ini perlu diperhatikan karena beberapa daerah di Indonesia masih belum tersentuh internet, maka diperlukan pemerataan secara menyeluruh untuk koneksi internetnya. Dalam pengembangan e-commerce di Indonesia adalah kondisi keuangan serta perlunya penyuluhan pemerintah untuk adaptasi masyarakat. Dua hal tersebut perlu diperhatikan, melihat kembali kondisi keuangan yang tidak merata, bahkan tidak banyak yang belum memiliki alat elektronik seperti handphone, televisi, bahkan komputer. Selain itu penyuluhan dari pemerintah untuk adaptasi pun perlu dilaksanakan, agar masyarakat dapat menerima keberlangsungan e-commerce tersebut dan juga menambah pengetahuannya agar tidak mudah tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.








Source :

Thursday, December 5, 2019

Pengaruh Lingkungan terhadap Bisnis, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Bisnis di Indonesia, Pngertian dari Istilah Inflasi, Deflasi, Pengangguran, Supplier, Akuntansi dan Investor, Jelaskan Pendapat, Pengertian Bisnis International

Pengaruh Lingkungan terhadap Bisnis

Menjadikan era globalisasi ekonomi yang disertai dengan pesatnya perkembangan teknologi, berdampak pada semakin ketatnya persaingan dan semakin cepatnya terjadi perubahan pada lingkungan usaha. Barang-barang hasil produksi dalam negeri saat ini sudah harus langsung berkompetisi dengan produk-produk dari luar negeri, dan perusahaan harus menerima kenyataan bahwa pesatnya perkembangan teknologi mengakibatkan cepat usangnya fasilitas produksi, semakin singkatnya daur hidup produk, dan keuntungan yang didapat pun akan semakin rendah.
Lingkungan bisnis yang dihadapi oleh perusahaan perusahaan di dunia semakin bergejolak (turbulent), terutama sejak terjadinya krisis global dan perubahan pemerintahan berikut gejolak sosial di dalam negeri pada awal tahun 2009. Apalagi dengan kondisi internal kebanyakan perusahaan yang memburuk dan bangkrutnya sebagian perusahaan, menjadikan perhatian terhadap pengaruh dan dampak faktor-faktor lingkungan eksternal perusahaan menjadi sangat penting. Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan luar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun global. Sebagian dari dampak yang mereka timbulkan banyak terbukti telah mempengaruhi datangnya berbagai kesempatan usaha (business opportunities), tetapi banyak pula rekaman contoh kasus dari faktor eksternal ini yang menjadi kendala dalam berusaha (business threats and constraints).

Faktor-faktor Apa Saja yang Mempengaruhi Bisnis di Indonesia

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi bisnis di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut adalah :

1. Faktor Politik
Bagi para pengusaha, tujuan, kebijakan dan stabilitas politik menjadi faktor penting dalam berusaha atau berbisnis. Situasi politik yang tidak mendukung akan berdampak negative bagi dunia usaha dan begitupula sebaliknya.

2. Faktor Ekonomi
Kondisi perekonomian disuatu Negara secara langsung dapat mempengaruhi kestabilan bisnis dari perusahaan. Semakin buruk kondisi ekonomi, maka akan semakin buruk pula kestabilan bisnisnya.

3. Faktor Sosial
Kondisi sosial masyarakat selalu bersifat dinamis dan berubah dari masa ke masa, oleh karena itu perusahaan selalu dituntut untuk mampu mengantisipasi perubahan kultur sosial masyarakat. Beberapa penyebab terjadinya kondisi seperti ini misalnya karena gaya hidup, cultural, adat-istiadat, sikap, demografis, pendidikan, ekologis maupun etnis.
Perubahan kondisi sosial biasanya terkait dengan perubahan sikap dan gaya hidup akibat peningkatan pendapatan, perubahan strata sosial maupun peningkatan dari perkembangan teknologi.

4. Faktor Teknologi
Setiap perusahaan yang ingin tetap unggul dan berkembang bisnisnya, maka harus selalu mengikuti trend perkembangan teknologi terkini, sehingga produk dan jasa yang dihasilkan dapat selalu up to date sesuai dengan keinginan konsumen.


Pengertian dari Istilah Inflasi, Deflasi, Pengangguran, Supplier, Akuntansi dan Investor

Adapun pengertian dari istilah-istilah berikut ini :

1. Pengertian Inflasi
     Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang tingkat inflasi di dunia meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi.

2. Pengertian Deflasi
    Deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar  yang menyebabkab barang-barang akan menjadi lebih murah harganya dan cara untuk menanggulanginya adalah menurunkan tingkat suku bunga.

3. Pengertian Pengangguran
    Pengangguran atau orang yang menganggur adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak aktif mencari pekerjaan. Kategori orang yang menganggur biasanya adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan pada usia kerja dan masanya kerja. Usia kerja biasanya adalah usia yang tidak dalam masa sekolah tetapi di atas usia anak-anak (relatif di atas 6 – 18 tahun, yaitu masa pendidikan dari SD – tamat SMU). Sedangkan di atas usia 18, namun masih sekolah dapatlah dikategorikan sebagai penganggur, meski untuk hal ini masih banyak yang memperdebatkannya.

4. Pengertian Supplier
    Supplier atau Pemasok adalah
pihak (individu / perusahaan) yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan baku kepada pihak lain (individu / perusahaan) untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu. Atau dapat dikatakan bahwa definisi pemasok adalah individu atau perusahaan yang menjual bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan lain untuk diolah menjadi produk yang siap dijual.
5. Pengertian Akuntansi
    Akuntansi adalah untuk mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data yang berkaitan dengan transaksi keuangan dalam bisnis atau perusahaan. Untuk praktisi dalam bidang ini disebut dengan akuntan. Akuntansi sendiri juga telah disebut “bahasa bisnis”untuk  mengukur hasil kegiatan ekonomi dalam organisasi dan menyampaikan informasi ini kepada berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, manajemen, dan regulator.
6. Pengertian Investor
    Investor adalah
pengelola usaha atau perusahaan dan penyedia dana untuk kebutuhan perusahaan. Penyedia dana sering disebut sebagai investor, mereka merupakan pihak yang menempatkan kelebihan dananya (surplus of fund) untuk kegiatan investasi di sektor usaha yang halal dan produktif. Lebih spesifik lagi bahwa investor merupakan perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya pada instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan lain sebagainya.

Dalam membangun sebuah badan usaha yang besar, diperlukan ikatan kerja sama yang dilakukan oleh dua belah pihak. Badan usaha yang terbentuk atas ikatan kerja sama tersebut biasa disebut Perseroan Terbatas (PT), yang terbentuk dari ikatan kerja sama berupa modal yang diberikan oleh kedua belah pihak untuk tetap menjalankan kegiatan usahanya. Dalam PT, biasanya mereka yang memberikan modalnya untuk perusahaan tersebut hanya melakukan kegiatan pemantauan dan pengarahan untuk program kedepannya namun ada juga beberapa diantara mereka yang ikut turun tangan dalam menjalankan bisnis tersebut. dalam menjalankan kegiatan bisnis berbentuk PT, menurut saya merupakan hal yang cukup menguntungkan yang diantaranya, kita tidak perlu mengeluarkan dana terlalu besar karena dalam penanaman modal dilakukan dengan adil (50-50) atau bisa lebih kecil atau mungkin lebih besar.

Pengertian Bisnis Internasional 

Bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi juga industri jasa yang berkembang di bidang- bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi massa.

Pengertian Menurut Para Ahli :

1. Ball, McCulloch, Frantz, Geringer, Minor(2006)
Bisnis yang kegiatannya melampaui batas Negara. Definisi tersebut mencakup perdagangan internasional. pemanufakturan diluar negeri juga industri jasa diberbagai bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi,perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi massa.

2. Charles WH Hill (2008)
Perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.

3. Daniels, Radebaugh & Sullivan (2004)
Semua transaksi komersial baik oleh swasta maupun pemerintah diantara 2 negara atau lebih.


Pengertian Joint Venture

Secara sederhana, joint venture adalah usaha bisnis yang dilakukan oleh dua entitas bisnis atau lebih untuk periode waktu tertentu. kerja sama ini diciptakan untuk memberikan tujuan spesifik dan ditentukan dalam rencana yang telah disepakati. Sistem ini biasanya berakhir setelah tujuan-tujuan tersebut terpenuhi kecuali para pihak memutuskan untuk terus bekerja sama.
Para pihak yang terlibat dalam sistem ini diatur oleh perjanjian kontrak yang mereka buat. Perjanjian tersebut menetapkan hal-hal seperti kewajiban mereka, tingkat di mana mereka akan berbagi keuntungan atau kerugian, hak dan kewajiban mereka satu sama lain.


Source :

Tuesday, November 26, 2019

Pengertian Manajemen, Dampak Seseorang jika Mempelajari Manajemen, Keuntungan dan Kerugian suatu Organisasi yang menjalankan fungsi-fungsi Manajemen dengan Baik dan Benar, Pengertian Organisasi, Alasan orang masuk organisasi, Fungsi-fungsi dari Manajemen, Keterampilan yang harus dimiliki oleh Seorang Manajer dikaitkan dengan Tingkatan Manajemen dalam Organisasi


Pengertian Manajemen

Sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif.


Efektif dalam hal ini adalah untuk mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan teroganisir.

Rupanya banyak sekali para ahli yg mengartikan manajemen menurut pendapatnya masing – masing. Berikut pendapat beberapa para ahli tentang manajemen :

1. James A.F. Stoner, berpendapat bahwa manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

2. Menurut Haiman, manajemen itu ialah suatu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha – usaha yang dilakukan individu untuk mencapai suatu tujuan.

3. Menurut Mary Parker Follet, manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.

Manfaat Manajemen

Adapun manfaat kita mempelajari dan memahami manajemen dapat diketahui dari uraian di bawah ini: 

1. Membantu kita membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang lebih sistematis, logis, rasional pada pilihan strategis.
2. Merupakan sebuah proses bukan keputusan atau dokumen. Tujuan utama dari proses adalah mencapai pengertian dan komitmen dari apa yang kita rencanakan.
3. Proses yang kita laksanakan menyediakan pemberdayaan individual. Pemberdayaan adalah tindakan memperkuat pengertian diri sendiri mengenai efektivitas dengan mendorong dan menghargai usaha kita untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan latihan inisiatif serta imajinasi.
4. Meningkatkan kesadaran kita akan ancaman eksternal sehingga kita akan terbiasa mempersiapkan rencana lain atas kejadian yang tidak diinginkan dari factor luar.
5. Kita dapat mengetahui dengan  lebih baik mengenai strategi pesaing sehingga kita akan lebih mudah menghadapinya.
6. Berkurangnya penolakan kita terhadap perubahan karena kita telah mempersiapkan rencana atas perubahan tersebut.
7. Memungkinkan kita untuk identifikasi, penentuan prioritas, dan eksploitasi peluang yang terbaik atas permasalahan dan pilihan keputusan.
8. Kita dapat merepresentasikan kerangka kerja untuk aktivitas kontrol dalam kehidupan sehari-hari dengan lebih baik yang dapat mengatur rencana kegiatan kita.
9. Memungkinkan alokasi sumber daya dan waktu yang lebih sedikit  bagi kita untuk mengoreksi keputusan yang salah atau tidak terencana.
10. Menciptakan kerangka kerja  komunikasi internal dengan orang lain.
11. Membantu mengintegrasikan perilaku individu kita kedalam kelompok atau golongan.
12. Mendorong pemikiran ke masa depan, sebab dengan mempelajari manajemen kita telah belajar menganalisa rencana.
13. Menjadikan kita kooperatif, terintegrasi, dan antusias untuk menghadapi masalah dan peluang.
14. Mendorong terciptanya sikap positif akan perubahan dalam diri kita

15. Memberikan tingkat kedisiplinan dan formalitas kepada manajemen kegiatan kita.


Keuntungan dan Kerugian Bagi Suatu Organisasi Yang Menjalankan Fungsi Manajemen Dengan Baik dan Benar





Pengertian Organisasi

Pengertian organisasi adalah sebuah wadah atau tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dan terpimpin untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Pada umumnya organisasi akan memanfaatkan berbagai sumber daya tertentu dalam rangka untuk mencapai tujuan, seperti; uang, mesin, metode/ cara, lingkungan, sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya, yang dilakukan secara sistematis, rasional, dan terkendali.

Pengertian organisasi dalam dunia bisnis yaitu sekelompok orang atau grup yang berkolaborasi bersama-sama demi mencapai tujuan komersil. Layaknya organisasi non-profit, dalam dunia binis istilah ini juga memiliki struktur (baca: Pengertian Struktur Organisasi) yang jelas dan sudah memiliki budaya kerja. Karena itu, beda organisasi akan beda pula struktur dan tujuannya.


Alasan orang masuk organisasi

Beragam manfaat yang dapat diperoleh contohnya mengembangkan kemampuan public speaking, melatih jiwa kepemimpinan, dapat melatih seseorang untuk berinteraksi dengan berbagai karakter yang berbeda, memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang, dapat membantu seseorang untuk bisa lebih bertanggung jawab.

Hal lain yang bisa diperoleh seseorang dari berorganisasi adalah  peningkatan disiplin serta etos kerja di dalam dirinya. Hal tersebut secara tidak langsung akan mampu membentuk softskill dalam diri seseorang. Dengan kemampuan tersebut akan banyak hal yang bisa dilakukan olehnya seperti memiliki kemampuan dalam menyampaikan ide, bernegosiasi dengan baik, memiliki kemampuan untu merubah suatu halmenjadi lebih baik, dan masih banyak lagi.

Fungsi-Fungsi Manajemen

Fungsi-fungsi manajemen menurut para ahli yang satu dengan yang lainnya secara umum memiliki banyak kesamaan.

Fungsi manajemen menurut Henry Fayol dan GR Terry menyebutkan ada 4 fungsi manajemen, yaitu Perencanaan - Pengorganisasian - Pengarahan - Pengendalian.

a. Planning (Fungsi Perencanaan)Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.

b. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.

c. Directing (Fungsi Pengarahan)Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

Beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan :
1)      Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
2)      Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
3)      Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

d. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)
​Fungsi terakhir dari 4 fungsi manajemen adalah fungsi pengendalian, fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
1)      Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
2)      Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan

3)      Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.


Keterampilan yang harus dimiliki oleh Seorang Manajer dikaitkan dengan Tingkatan Manajemen dalam Organisasi

Menurut Robert  L.  Katz, seorang Manajer yang sukses wajib memiliki 3 Keterampilan Manajemen Dasar yaitu Keterampilan Konseptual, Keterampilan berhubungan dengan orang lain dan Keterampilan Teknis. 
Menurutnya, Ketiga Keterampilan Manajemen tersebut diperlukan untuk dapat menerapkan 4 fungsi dasar dalam manajemen. 

Berdasarkan teori Robert L. Katz tentang Keterampilan Manajemen ini, Keterampilan Teknik lebih penting bagi Manajer yang berada di tingkatan Manajemen yang lebih rendah dan Keterampilan Konseptual lebih signifikan dibutuhkan oleh Manajemen Tingkat Tinggi atau Manajemen Puncak. Sedangkan Keterampilan berhubungan dengan orang lain atau Humanity Skills dianggap sama pentingnya bagi semua tingkatan manajemen.

Berikut ini adalah pembahasan singkat mengenai 3 Keterampilan Manajemen dasar yang wajib dimiliki oleh seorang Manajer dalam menjalankan fungsi manajemen menurut Robert  L.  Katz.

a. Keterampilan Konseptual (Conceptual Skills)

Keterampilan Konseptual adalah kemampuan manajer untuk melihat keseluruhan organisasi sebagai suatu entitas yang lengkap. Keterampilan Konseptual ini meliputi pemahaman tentang kerjasama setiap unit kerja dalam organisasi beserta pemahaman tentang ketergantungan satu unit kerja dengan unit kerja lainnya, perubahan pada suatu unit kerja juga akan mempengaruhi unit kerja atau bagian lainnya.

Keterampilan ini meliputi pemahaman tentang hubungan antar institusi, industri dan masyarakat serta pemahaman tentang pengaruh faktor-faktor politik, sosial dan kondisi ekonomi suatu negara terhadap bisnis perusahaannya. Dengan pemahaman-pemahaman tersebut, seorang manajer tingkat tinggi atau Top Management dapat memahami kondisi bisnis secara keseluruhan dan mengambil tindakan yang tepat untuk kesuksesan organisasinya.
Keterampilan Konseptual ini sangat penting bagi Manajement Tingkat Tinggi (Top Management) namun kurang penting bagi manajemen tingkat menengah dan tidak diharuskan untuk manajemen tingkat pertama. Keterampilan Konseptual ini juga sering disebut dengan Keterampilan Analisis (Analytical Skill) ataupun Keterampilan Perseptual (Perceptual Skill).

​b. Keterampilan Berhubungan dengan Orang lain (Humanity Skills)

Keterampilan berhubungan dengan Orang lain atau Humanity Skill ini adalah kemampuan manajer untuk berinteraksi secara efektif dengan anggota organisasinya serta membangun pemahaman dan usaha kooperatif dalam tim yang dipimpinnya. Keterampilan ini akan memungkinkan para manajer untuk menjadi pemimpin dan memotivasi karyawannya untuk mendapatkan prestasi kerja yang lebih baik. Selain itu, para Manajer juga harus dapat memanfaatkan potensi karyawannya secara efektif di perusahaan.

Komunikasi juga merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam Keterampilan ini. Komunikasi yang baik dan efektif akan memberikan dampak positif terhadap karir manajer yang bersangkutan dan juga dalam pencapain tujuan organisasi. Keterampilan berhubungan dengan orang lain atau Humanity Skill ini penting bagi semua tingkatan manajemen di suatu organisasi atau perusahaan. Keterampilan ini juga disebut sebagai Keterampilan Interpersonal (Antarpribadi) atau Human Skill (keterampilan kemanusiaan).

c. Keterampilan Teknis (Technical Skills)
Keterampilan Teknis ini adalah Kemampuan atau pengetahuan untuk menggunakan teknik tertentu dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan tertentu. Contohnya seperti kemampuan dan pengetahuan untuk merancang produk, memperbaiki mesin, mengoperasikan mesin, merakit komputer, membuat program komputer, menyiapkan pembukuan dan laporan keuangan, menjual produk, menciptakan lagu, memasak makanan dan lain sebagainya. Keterampilan Teknik ini merupakan keterampilan yang penting bagi manajer di tingkat pertama namun kurang penting atau tidak wajib untuk dimiliki oleh manajemen tingkat atas.



Source:
https://ilmumanajemenindustri.com/3-keterampilan-manajemen-yang-harus-dimiliki-oleh-manajer/
https://www.maxmanroe.com/vid/manajemen/pengertian-manajemen.html
https://guruppkn.com/manfaat-organisasi
https://bintangkecil44.blogspot.com/2012/10/manfaat-dan-tujuan-manajemen.html
https://nichonotes.blogspot.com/2015/02/fungsi-manajemen.html