Pengaruh Lingkungan terhadap Bisnis
Menjadikan era globalisasi ekonomi yang
disertai dengan pesatnya perkembangan teknologi, berdampak pada semakin
ketatnya persaingan dan semakin cepatnya terjadi perubahan pada lingkungan
usaha. Barang-barang hasil produksi dalam negeri saat ini sudah harus langsung
berkompetisi dengan produk-produk dari luar negeri, dan perusahaan harus
menerima kenyataan bahwa pesatnya perkembangan teknologi mengakibatkan cepat
usangnya fasilitas produksi, semakin singkatnya daur hidup produk, dan
keuntungan yang didapat pun akan semakin rendah.
Lingkungan bisnis yang dihadapi oleh
perusahaan perusahaan di dunia semakin bergejolak (turbulent), terutama sejak
terjadinya krisis global dan perubahan pemerintahan berikut gejolak sosial di
dalam negeri pada awal tahun 2009. Apalagi dengan kondisi internal kebanyakan
perusahaan yang memburuk dan bangkrutnya sebagian perusahaan, menjadikan
perhatian terhadap pengaruh dan dampak faktor-faktor lingkungan eksternal
perusahaan menjadi sangat penting. Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi
setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan
faktor-faktor lingkungan luar perusahaan, baik pada skala nasional, regional
maupun global. Sebagian dari dampak yang mereka timbulkan banyak terbukti telah
mempengaruhi datangnya berbagai kesempatan usaha (business opportunities),
tetapi banyak pula rekaman contoh kasus dari faktor eksternal ini yang menjadi
kendala dalam berusaha (business threats and constraints).
Faktor-faktor Apa
Saja yang Mempengaruhi Bisnis di Indonesia
Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi bisnis di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor
tersebut adalah :
1. Faktor Politik
Bagi para
pengusaha, tujuan, kebijakan dan stabilitas politik menjadi faktor penting
dalam berusaha atau berbisnis. Situasi politik yang tidak mendukung akan
berdampak negative bagi dunia usaha dan begitupula sebaliknya.
2. Faktor Ekonomi
Kondisi
perekonomian disuatu Negara secara langsung dapat mempengaruhi kestabilan
bisnis dari perusahaan. Semakin buruk kondisi ekonomi, maka akan semakin buruk
pula kestabilan bisnisnya.
3. Faktor Sosial
Kondisi sosial
masyarakat selalu bersifat dinamis dan berubah dari masa ke masa, oleh karena
itu perusahaan selalu dituntut untuk mampu mengantisipasi perubahan kultur
sosial masyarakat. Beberapa penyebab terjadinya kondisi seperti ini misalnya
karena gaya hidup, cultural, adat-istiadat, sikap, demografis, pendidikan,
ekologis maupun etnis.
Perubahan kondisi sosial biasanya terkait dengan perubahan sikap dan gaya hidup akibat peningkatan pendapatan, perubahan strata sosial maupun peningkatan dari perkembangan teknologi.
Perubahan kondisi sosial biasanya terkait dengan perubahan sikap dan gaya hidup akibat peningkatan pendapatan, perubahan strata sosial maupun peningkatan dari perkembangan teknologi.
4. Faktor Teknologi
Setiap perusahaan
yang ingin tetap unggul dan berkembang bisnisnya, maka harus selalu mengikuti
trend perkembangan teknologi terkini, sehingga produk dan jasa yang dihasilkan
dapat selalu up to date sesuai dengan keinginan konsumen.
Pengertian dari
Istilah Inflasi, Deflasi, Pengangguran, Supplier, Akuntansi dan Investor
Adapun pengertian dari
istilah-istilah berikut ini :
1. Pengertian Inflasi
Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga
secara umum dan terus menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang
dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang
tingkat inflasi di dunia meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu
konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya
ketidaklancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan
proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari
suatu peristiwa, bukan tinggi rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga
yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi.
2. Pengertian Deflasi
Deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar yang menyebabkab barang-barang akan menjadi lebih murah harganya dan cara untuk menanggulanginya adalah menurunkan tingkat suku bunga.
Deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar yang menyebabkab barang-barang akan menjadi lebih murah harganya dan cara untuk menanggulanginya adalah menurunkan tingkat suku bunga.
3.
Pengertian Pengangguran
Pengangguran atau orang yang menganggur adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak aktif mencari pekerjaan. Kategori orang yang menganggur biasanya adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan pada usia kerja dan masanya kerja. Usia kerja biasanya adalah usia yang tidak dalam masa sekolah tetapi di atas usia anak-anak (relatif di atas 6 – 18 tahun, yaitu masa pendidikan dari SD – tamat SMU). Sedangkan di atas usia 18, namun masih sekolah dapatlah dikategorikan sebagai penganggur, meski untuk hal ini masih banyak yang memperdebatkannya.
Pengangguran atau orang yang menganggur adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak aktif mencari pekerjaan. Kategori orang yang menganggur biasanya adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan pada usia kerja dan masanya kerja. Usia kerja biasanya adalah usia yang tidak dalam masa sekolah tetapi di atas usia anak-anak (relatif di atas 6 – 18 tahun, yaitu masa pendidikan dari SD – tamat SMU). Sedangkan di atas usia 18, namun masih sekolah dapatlah dikategorikan sebagai penganggur, meski untuk hal ini masih banyak yang memperdebatkannya.
4. Pengertian Supplier
Supplier atau Pemasok adalah pihak (individu / perusahaan) yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan baku kepada pihak lain (individu / perusahaan) untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu. Atau dapat dikatakan bahwa definisi pemasok adalah individu atau perusahaan yang menjual bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan lain untuk diolah menjadi produk yang siap dijual.
Supplier atau Pemasok adalah pihak (individu / perusahaan) yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan baku kepada pihak lain (individu / perusahaan) untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu. Atau dapat dikatakan bahwa definisi pemasok adalah individu atau perusahaan yang menjual bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan lain untuk diolah menjadi produk yang siap dijual.
5. Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah untuk mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data yang berkaitan dengan transaksi keuangan dalam bisnis atau perusahaan. Untuk praktisi dalam bidang ini disebut dengan akuntan. Akuntansi sendiri juga telah disebut “bahasa bisnis”untuk mengukur hasil kegiatan ekonomi dalam organisasi dan menyampaikan informasi ini kepada berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, manajemen, dan regulator.
Akuntansi adalah untuk mencatat, meringkas, menganalisis, dan melaporkan data yang berkaitan dengan transaksi keuangan dalam bisnis atau perusahaan. Untuk praktisi dalam bidang ini disebut dengan akuntan. Akuntansi sendiri juga telah disebut “bahasa bisnis”untuk mengukur hasil kegiatan ekonomi dalam organisasi dan menyampaikan informasi ini kepada berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, manajemen, dan regulator.
6.
Pengertian Investor
Investor adalah pengelola usaha atau perusahaan dan penyedia dana untuk kebutuhan perusahaan. Penyedia dana sering disebut sebagai investor, mereka merupakan pihak yang menempatkan kelebihan dananya (surplus of fund) untuk kegiatan investasi di sektor usaha yang halal dan produktif. Lebih spesifik lagi bahwa investor merupakan perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya pada instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan lain sebagainya.
Investor adalah pengelola usaha atau perusahaan dan penyedia dana untuk kebutuhan perusahaan. Penyedia dana sering disebut sebagai investor, mereka merupakan pihak yang menempatkan kelebihan dananya (surplus of fund) untuk kegiatan investasi di sektor usaha yang halal dan produktif. Lebih spesifik lagi bahwa investor merupakan perorangan atau lembaga yang menanamkan dananya pada instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan lain sebagainya.
Dalam membangun
sebuah badan usaha yang besar, diperlukan ikatan kerja sama yang dilakukan oleh
dua belah pihak. Badan usaha yang terbentuk atas ikatan kerja sama tersebut
biasa disebut Perseroan Terbatas (PT), yang terbentuk dari ikatan kerja sama
berupa modal yang diberikan oleh kedua belah pihak untuk tetap menjalankan
kegiatan usahanya. Dalam PT, biasanya mereka yang memberikan modalnya untuk
perusahaan tersebut hanya melakukan kegiatan pemantauan dan pengarahan untuk
program kedepannya namun ada juga beberapa diantara mereka yang ikut turun
tangan dalam menjalankan bisnis tersebut. dalam menjalankan kegiatan bisnis
berbentuk PT, menurut saya merupakan hal yang cukup menguntungkan yang
diantaranya, kita tidak perlu mengeluarkan dana terlalu besar karena dalam
penanaman modal dilakukan dengan adil (50-50) atau bisa lebih kecil atau
mungkin lebih besar.
Pengertian Bisnis Internasional
Bisnis
yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Definisi ini tidak hanya
termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi
juga industri jasa yang berkembang di bidang- bidang seperti transportasi,
pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan
besar dan komunikasi massa.
Pengertian Menurut Para Ahli
:
1.
Ball, McCulloch, Frantz, Geringer, Minor(2006)
Bisnis yang kegiatannya melampaui batas Negara. Definisi tersebut mencakup perdagangan internasional. pemanufakturan diluar negeri juga industri jasa diberbagai bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi,perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi massa.
Bisnis yang kegiatannya melampaui batas Negara. Definisi tersebut mencakup perdagangan internasional. pemanufakturan diluar negeri juga industri jasa diberbagai bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi,perdagangan eceran, perdagangan besar dan komunikasi massa.
2. Charles WH Hill (2008)
Perusahaan yang terlibat dalam perdagangan maupun investasi internasional.
3. Daniels, Radebaugh & Sullivan (2004)
Semua transaksi komersial baik oleh swasta maupun pemerintah diantara 2 negara atau lebih.
Pengertian Joint Venture
Secara sederhana, joint venture adalah usaha bisnis yang
dilakukan oleh dua entitas bisnis atau lebih untuk periode waktu tertentu.
kerja sama ini diciptakan untuk memberikan tujuan spesifik dan ditentukan dalam
rencana yang telah disepakati. Sistem ini biasanya berakhir setelah
tujuan-tujuan tersebut terpenuhi kecuali para pihak memutuskan untuk terus
bekerja sama.
Para
pihak yang terlibat dalam sistem ini diatur oleh perjanjian kontrak yang mereka
buat. Perjanjian tersebut menetapkan hal-hal seperti kewajiban mereka, tingkat
di mana mereka akan berbagi keuntungan atau kerugian, hak dan kewajiban mereka
satu sama lain.
Source :
http://shelvirarista.blogspot.com/2011/09/jelaskan-pengaruh-lingkungan-bisnis.html
https://sitabungadia.wordpress.com/2010/09/21/faktor-faktor-apa-saja-yang-mempengaruhi-bisnis-di-indonesia/
https://sitabungadia.wordpress.com/2010/09/21/faktor-faktor-apa-saja-yang-mempengaruhi-bisnis-di-indonesia/
http://myekonotes.blogspot.com/2018/11/inflasi-deflasi-dan-pengangguran.html
https://cpssoft.com/blog/akuntansi/pengertian-akuntansi-lengkap/
https://guruakuntansi.co.id/supplier-adalah/
https://www.referensimakalah.com/2014/01/Investor-Pengertian-Perilaku-dan-Model-Perilaku-Investor.html
-
http://fakultasfbm.blogspot.com/2015/08/pengertian-bisnis-internasional.html
https://cpssoft.com/blog/bisnis/joint-venture-pengertian-contoh-dan-manfaatnya/
https://sitabungadia.wordpress.com/2010/09/21/faktor-faktor-apa-saja-yang-mempengaruhi-bisnis-di-indonesia/
https://sitabungadia.wordpress.com/2010/09/21/faktor-faktor-apa-saja-yang-mempengaruhi-bisnis-di-indonesia/
http://myekonotes.blogspot.com/2018/11/inflasi-deflasi-dan-pengangguran.html
https://cpssoft.com/blog/akuntansi/pengertian-akuntansi-lengkap/
https://guruakuntansi.co.id/supplier-adalah/
https://www.referensimakalah.com/2014/01/Investor-Pengertian-Perilaku-dan-Model-Perilaku-Investor.html
-
http://fakultasfbm.blogspot.com/2015/08/pengertian-bisnis-internasional.html
https://cpssoft.com/blog/bisnis/joint-venture-pengertian-contoh-dan-manfaatnya/
No comments:
Post a Comment